GfWoBUY9Tpz9TpziGfM5BSWoTY==

Pengeringan Makanan: Solusi Praktis untuk Mempertahankan Kualitas Makanan dalam Jangka Panjang


Pengering makanan adalah alat yang digunakan untuk mengurangi kandungan air dalam makanan. Proses pengeringan makanan adalah cara yang efektif untuk mengawetkan makanan dan memperpanjang umur simpan makanan. Selain itu, pengeringan makanan juga merupakan metode yang hemat biaya untuk menghasilkan makanan sehat dan bergizi.

Sejarah Pengeringan Makanan

Sejarah pengeringan makanan bisa ditemukan sejak zaman kuno. Orang Mesir Kuno menggunakan proses pengeringan untuk mengawetkan buah-buahan dan daging. Sementara di China, metode pengeringan makanan digunakan untuk mengawetkan ikan dan daging sejak lebih dari 5.000 tahun yang lalu. 

Pada abad ke-17, pengeringan makanan mulai berkembang pesat di Eropa. Saat itu, pengeringan makanan dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan menggantungkan makanan di bawah sinar matahari langsung. Namun, metode tersebut terbatas pada kondisi cuaca yang cerah dan kering, sehingga tidak dapat dilakukan di musim hujan atau daerah yang cenderung lembab.

Pada abad ke-19, proses pengeringan makanan menjadi lebih efisien dengan ditemukannya teknologi pengeringan mesin. Mesin pengering makanan pertama yang dikembangkan adalah mesin pengering kopi pada tahun 1820-an. Kemudian, mesin pengering makanan mulai dikembangkan lebih lanjut dan digunakan dalam industri makanan pada abad ke-20.

Manfaat Pengeringan Makanan

Pengeringan makanan memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

1. Meningkatkan umur simpan makanan
Proses pengeringan makanan dapat mengurangi kandungan air dalam makanan hingga 90%, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur yang menyebabkan makanan cepat membusuk. Dengan demikian, makanan yang dikeringkan dapat bertahan lebih lama dan memiliki umur simpan yang lebih panjang.

2. Membuat makanan lebih praktis
Makanan yang dikeringkan lebih mudah disimpan dan diangkut karena memiliki ukuran yang lebih kecil dan ringan dibandingkan dengan makanan segar. Selain itu, makanan yang dikeringkan juga lebih praktis dalam pengolahan karena tidak perlu dicuci dan dikupas terlebih dahulu.

3. Membuat makanan lebih sehat dan bergizi
Proses pengeringan makanan dapat mempertahankan kandungan nutrisi pada makanan, sehingga membuat makanan lebih sehat dan bergizi. Selain itu, makanan yang dikeringkan juga tidak memerlukan bahan pengawet tambahan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan.

4. Mengurangi pemborosan makanan
Dengan mengeringkan makanan, kita dapat mengurangi pemborosan makanan karena makanan yang tidak terpakai atau berlebihan dapat disimpan dalam bentuk makanan yang dikeringkan. Selain itu, makanan yang dikeringkan Setelah makanan diolah, seringkali kita ingin memperpanjang umur simpannya agar tidak cepat rusak dan tetap awet untuk dikonsumsi nanti. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperpanjang umur simpan makanan adalah dengan mengeringkannya. Teknik pengeringan makanan telah digunakan sejak zaman dahulu kala, dan hingga kini masih menjadi salah satu metode pengawetan makanan yang populer.

Pengeringan makanan adalah teknik mengurangi kadar air dalam makanan sampai mencapai tingkat tertentu yang dapat meminimalkan pertumbuhan bakteri dan jamur. Makanan yang telah dikeringkan memiliki umur simpan yang lebih lama dan bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama tanpa perlu khawatir akan kehilangan kualitas atau terkontaminasi oleh mikroba.

Pengeringan makanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya dengan sinar matahari, oven, pengering udara panas, atau mesin pengering. Namun, pengeringan makanan dengan sinar matahari lebih sering digunakan di pedesaan atau daerah yang terpencil karena metode ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak dapat diandalkan di daerah dengan cuaca yang tidak stabil.

Oven dan pengering udara panas adalah metode yang lebih praktis dan efisien dalam mengeringkan makanan. Oven mengeringkan makanan dengan suhu yang tinggi dan udara kering, sementara pengering udara panas menggunakan sistem sirkulasi udara panas untuk mengeringkan makanan. Namun, kedua metode ini membutuhkan konsumsi energi listrik yang cukup tinggi dan terkadang dapat mempengaruhi cita rasa dan kualitas nutrisi dari makanan yang dikeringkan.

Oleh karena itu, mesin pengering makanan menjadi alternatif yang lebih efisien dan efektif dalam mengeringkan makanan secara konsisten dan menjaga kualitas nutrisi dan rasa. Mesin pengering makanan bekerja dengan mengalirkan udara panas di dalam ruang pengering, yang kemudian diarahkan pada makanan yang telah diatur dengan rapi di atas rak. Udara panas akan terus beredar di dalam mesin, mengeringkan makanan dengan lebih cepat dan efisien.

Mesin pengering makanan tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran, mulai dari yang sederhana hingga yang canggih dengan teknologi terbaru. Beberapa mesin pengering makanan bahkan dilengkapi dengan sistem pengatur suhu otomatis dan sensor kelembaban untuk menjaga agar pengeringan berjalan dengan baik dan konsisten. Mesin pengering makanan juga lebih aman dan lebih higienis, karena pengeringan dilakukan dalam ruang tertutup dan dapat diatur secara akurat, sehingga meminimalkan risiko kontaminasi mikroba dan menjaga kualitas makanan yang dikeringkan.

Mesin pengering makanan dapat digunakan untuk mengeringkan berbagai jenis makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, daging, ikan, dan biji-bijian. 

5. Metode pengeringan vakum

Metode pengeringan vakum adalah cara pengeringan yang biasa digunakan untuk mengeringkan makanan yang mudah rusak seperti buah-buahan dan sayuran. Metode ini menggunakan tekanan udara yang rendah untuk menghilangkan kelembaban dari bahan makanan. Dalam pengeringan vakum, makanan diletakkan di dalam sebuah ruangan tertutup yang memiliki tekanan udara yang rendah. Tekanan udara yang rendah ini akan menghasilkan suhu yang lebih rendah pada bahan makanan, sehingga bahan makanan dapat dikeringkan tanpa merusak kandungan nutrisinya. Metode ini biasanya digunakan untuk mengeringkan makanan yang memiliki kadar air yang tinggi.

6. Metode pengeringan dengan pengering udara panas

Metode pengeringan dengan pengering udara panas adalah cara pengeringan yang sering digunakan untuk mengeringkan makanan yang lebih tebal seperti daging, ikan, dan buah-buahan yang tebal seperti mangga. Metode ini menggunakan suhu tinggi untuk menghilangkan kelembaban dari bahan makanan. Dalam metode ini, bahan makanan diletakkan di dalam ruangan tertutup yang dilengkapi dengan pengering udara panas. Udara panas yang ditiupkan ke ruangan akan menghilangkan kelembaban dari bahan makanan sehingga dapat dikeringkan dengan cepat. Metode pengeringan ini cocok untuk mengeringkan makanan yang tebal, tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan metode pengeringan lainnya.

7. Metode pengeringan dengan pengering kelistrikan

Metode pengeringan dengan pengering kelistrikan adalah cara pengeringan yang sering digunakan untuk mengeringkan makanan di rumah. Metode ini menggunakan alat pengering yang dilengkapi dengan elemen pemanas dan kipas untuk mengeringkan bahan makanan. Alat pengering ini dapat diatur suhunya sehingga makanan dapat dikeringkan dengan cepat dan akurat. Metode pengeringan ini cocok untuk mengeringkan makanan yang kecil dan ringan seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Namun, metode pengeringan ini memiliki kekurangan yaitu bahan makanan yang dikeringkan akan kehilangan sebagian besar nutrisinya dan rasanya akan berubah.

Kesimpulan

Pengeringan makanan adalah proses penting dalam mempersiapkan makanan yang tahan lama dan praktis. Metode pengeringan makanan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas makanan yang dikeringkan, meningkatkan umur simpan, dan menghindari kerusakan pada makanan. Metode pengeringan yang tersedia antara lain pengeringan sinar matahari, pengeringan dengan oven, pengeringan vakum, pengeringan dengan pengering udara panas, dan pengeringan dengan pengering kelistrikan. Pemilihan metode pengeringan yang tepat tergantung pada jenis makanan yang ingin dikeringkan, tujuan pengeringan, dan alat yang tersedia. Dengan mengikuti prosedur pengeringan yang tepat, makanan yang dikeringkan dapat tahan lama hingga beberapa bulan. 


Comments0


Dapatkan update berita pilihan dan berita terhangat setiap hari dari Sebisa Bisnis. Temukan kami di Google News, caranya klik DISINI